Minggu, 21 Februari 2010

DOA UNTUK AYAH DAN IBU

DOA UNTUK AYAH DAN IBU

Rindu ayah, rindu ibuku ...
rindu suara, rindu kasihmu

ayah ibu dengarlah
kami putra-putrimu mencintaimu karena Allah selalu
maafkan bila kusalah

ayah ibu dengarlah
doa kami untuk dirimu
semoga Allah menjagamu selalu
membelaimu dengan riayahNya selalu
melimpahkan segala rahmat untukmu

ayah ibu sungguh indah masa kecil kami
kau dampingi kami mengaji
kau pertemukan kami dengan orang-orang sholih yang setia menemani
kau lindungi kami
kau beri kami kepercayaan sejati
kau didik kami untuk memilih dengan nurani

ayah ibu semoga cita-cita dan doamu untuk segera ke tanah suci segera teramini
amiin
salam sayang selalu dari kami putra-putrimu

Kamis, 28 Januari 2010

Keriuhan Menyambut Hujan

Menepi satu dua tiga motor
Berlari orang per orang ke trotoar
Mengejar mencari peneduh barang sebentar
Angkutan penuh
Sesak penumpang berebut kursi karatan
abaikan aroma kecut pekerja harian dan serabutan
besar kecil semua bersatu
asal badan tidak terguyur hujan
walau jalan penuh sahut-sahutan
antara klakson dan bunyi marah tertahan
itulah gambar hidup manusia jalanan
jalanan bukan dalam arti mengharap belas kasih orang
jalanan karena tuntutan peran
entah pelajar, karyawan
yang penting bukan sultan atau bangsawan
karena tak mungkin mereka mau turun ke jalan
walau sekedar mengambil sapu tangan
yang mungkin jatuh atau sengaja dijatuhkan
untuk menunjukan diri orang duitan
seperti iklan yang sering kejar tayang
mengganti buku bacaan anak dengan hiburan

Rabu, 27 Januari 2010

Mengapa Mengajarkan Perlawanan Bangsa terhadap Penjajah

Sejarah perjuangan bangsa Indonesia sungguh panjang. Negeri Timur yang ramah ini, mempunyai lika-liku perjuangan yang sungguh menjadi pelajaran bagi kita. Banyangkan saja Negeri luas yang beribu pulau ini ternyata dijajah negeri kecil yang mungkin hanya seluas pulau Jawa selama ratusan tahun. Ada hal yang patut kita benahi. Semua telah terjadi. Hal tersebut tidak untuk kita ratapi atau ceritakan saja pada anak cucu kita, akan tetapi untuk sebuah pelajaran bagaimana agar bijak menatap ke depan. Menengok ke belakang agar tidak salah dalam melangkah untuk masa kini dan yang akan datang. Itu pula tujuan instruksional kompetensi IPS di tingkat dasar, menengah pertama, menengah atas. Adapun kebijakan di tingkat PT belum tersentuh. Padahal di tangan lulusan PT ini di masa depan Bangsa ini dipertaruhkan. Kurangnya nasionalisme adalah sebuah kewaspadaan atas kesatuan NKRI.

Minggu, 08 November 2009

7 Kiat Sukses Berwirausaha, Sukses Belajar, Sukses Bekerja Dunia Akherat

Sukses adalah harapan setiap orang. Begitu pula tentang Kekayaan. Kaya adalah sebuah harapan. Namun, bila Kita merasa belum sukses dan kaya sesungguhnya itulah kita. Karena Allah sesuai prasangka hambanya. Maka katakanlah sekarang juga" Aku Sukses", "Aku kaya". Sukses telah memiliki iman dan segala sesuatu yang telah Alah anugerahkan pada kita. Hanya saja saja kita tetap harus juga berusaha meningkatkannya sebagaimana Abdurahman bin Auf. 7 modal tersebut adalah:

1. Ikhlas, atas nikmat dan ujian

2. Syukur

3. Maaf, minta maaflah atas segala salah walau itu telah berlalu. Segeralah minta maaf pada orang yang pernah didzolimi. Karena doa orang yang terdzolimi diijabah Allah. Kemudian berilah maaf siapa saja yang pernah atau telah menyakiti kita.

4. Jaringan, perkuat dan perbanyak silaturahim

5. Minta. Berdoalah pada Allah. "ud'uni astajiblakum

6. Beri. If you receive easy, please give easy. Utsman bin Affan banget nih.....contohnya
7. Jangan sombong. Sumeleh wae. Karena semua milik Allah

Semoga kita bisa melakukanya. Sekarang, saat ini dan seterusnya. Bismillahirrohmaniirohim. bismillahitawakaltu 'alallahi la khaulawaquwwata ila bila hil 'aliyyil adzim.


Catatan: Seminar Nasional Pemberdayaan Perempuan bersama Salimah dan Menteri Pemberdayaan wanita

Rabu, 04 November 2009

SIDANG PEJABAT ALA ANAK KELAS V UMAR BIN KHATAB

Banjir, longsor,kemiskinan, tranportasi macet, gunung meletus, luasnya lautan, banyaknya pegunungan, hutan hadir di Indonesia. Waduk, bendungan, sungai, pabrik menambah variasi alam Indonesia. Masalah, berkah saling berganti. Kebijakan satu yang telah ditetapkan pemerintah ternya membawa sisi positif juga negatif. Seperti pembuatan waduk, masyarakat harus rela kehilangan tanah dan pergi dari desanya. transmigrasi dianggap solusi tapi mereka tak bisa eksis di bumi transmigrasi karena alam baru belum peduli. gunung meletus, pembuatan jalan, daerah tertinggal dan lainnya ternyata masih menjadi PR negeri ini.

hebohnya hal ini jadi temuan siswa-siswi dalam diskusi pelajaran IPS tentang KENAMPAKAN ALAM DI NEGERI INI. Para siswa duduk melingkar layaknya para menteri atau pejabat untuk menentukan satu kebijakan. Namun ternyata satu kebijakan kadang baik kadang juga menyulitkan. diskusi heboh, usulan-usulan kritis dan kadang tak terpikir oleh anak SMA ternyata hadir. Jalan alternatif untuk daerah tertingal dan di dataran tinggi, energi alternatif untuk transportasi, dan lain-lainnya salah satu usulan mereka. Asyik, Seru....saling menimpali., saling menyambung. Siswa-siswi mencoba mencari solusi permasalahan negeri ini.

endingnya.....seru dan lucu
"Bu, susah ya jadi menteri, pejabat apalagi presiden. Satu keputusan disisi satu baik, dilain kurang. Capek ah Bu! Aku gak mau jadi menteri palagi Presiden takut rakyatnya susah"

duh...duh...gimana nih?

Tapi ada yang nyeletuk, "Ah aku mau jadimenteri saja biar akan kucarikan solusi untuk negeri ini!"

"alhamdulillah, akhirnya kita ending sharing dengan kita belajar, kita pintar kita bangun negeri ini. Oke...............

Pengajaran Jurnalistik Hari ini " Ayo menenal Puisi"

Puisi
puisi adalah ragam sastra yang bahasanya tersusun atas rima, iramam matra , baris dan bait.

Puisi itu indah dan banyak ragamnya
tinggal kita pilih yang mana! atau suka yang mana?
a.puisi bebas, disini kita bebas bergaya dan berekspresi
b.puisi berpola
c.puisi lama, seperti syair, gurindam, dan lain-lain
d.puisi baru seperti distikon, terzina, quatrain, quint, soneta, stanza, dll

Asyiknya hari ini kami jadi mengetahui anak-anak berbakat puitis dikelas ini, dari yang tipikal pendiam dengan puisinya yang melo, anak periang yang puisinya jenaka, dan ada juga sih yang mencoba untuk pasrah dengan slogan"aku tak bisa", tips kita" Ayokita coba saja?
untuk anak-anak Aisyah, ayo terus semangat!

Rabu, 21 Oktober 2009

Berkeliling sekitar lingkungan Sekolah Sebuah metode Pembelajaran Alternatif IPS yang ternyata menyenangkan

Berkeliling Sekitar lingkungan Sekolah
Sebuah metode Pembelajaran Alternatif IPS yang ternyata menyenangkan

IPS atau biasa dikenal social studies adalah ilmu atau mata pelajaran yang mungkin sebagian orang yang suka logika atau sering menggunakan otak kiri, menjadi sesuatu yang menyebalkan dan menjemukan. hal ini bukan saja menjadi masalah bagi siswa itu sendiri dalam menerima mata pelajaran IPS tetapi juga bagi guru pengampu.
Guru-guru IPS pun seakan mencari mutiara dalam laut dimana dan dengan cara apa sebaiknya IPS diajarkan dan disamapaikan kepada peserta didik.

Besar harapan IPS bisa melahirkan sosok generasi penerus dan pemimpin bangsa yang bukan sekedar ahli dan mumpuni dalam teknis tetapi mampu juga dalam analisis sosial dan kondisi realiti kultural-geographis bangsanya

pengalaman terakhir dalam pengajaran mata pelajaran ini ternyata pada akhirnya membuahkan hasil Enviorenment approach ternyata mampu mendekatkan IPS dengan anak.

anak-anak terkesan dan sangat terdongkrak semangatnya untuk belajar IPS setelah mereka diajak berkeliling ke sekitar lingkungan sekolah walau harus jalan kaki di bawah terik matahari yang panas. Mereka puas, karena dapat melihat secara nyata kenampakan alam Indonesia ditengah gempita tingginya bangunan bertingkat di perkotaan.

Kompetensi dasar kenampakan alam yang ada pada standar kompetensi siswa ini mampu meningkatkan daya analisis dan penemuan problem solving yang untuk ukuran hal tersebut sangat baik bagi pendidikan dasar kepemimpinan dan rasa tanggung jawab terhadap Negaranya

apalagi setelah pertemuan berikutnya mereka membuat kliping dan mendiskusikan melalui metode problem solving. seru tiap peserta berperan sebagai menteri dengan berbagai permasalahan dan solusinya. hasilnya para menteri kecil dan anggota DPR ini muncul ide-ide kreatif untuk untuk solusi masalah bangsa yang kadang diselingi tawa, tarik penat kepala membayangkan susahnya jadi menteri, DPR ato presiden.

Tapi mereka juga bingung kok banyak yang rebutan jadi anggota DPR dan pejabat, korupsi lagi...........


asyiknya mengajar IPS...................

Minggu, 08 Februari 2009

Generasi

http://www.blogger.com/export-blog.g?blogID=2687170134119983491

Selasa, 06 Januari 2009

ADA APA DENGAN Obama

ADA APA DENGAN Obama

Ssssssssssssssttt..................duar....duar. Jerit, tangis, rintihan kesakitan dan kematian terus menghiasai siang dan malam di negeri bumi para Nabi, Palestina. Deru pesawat-pesawat pembunuh yang dikendalikan dengan nafsu serakah terus menghiasai bumi ini. Kuda-kuda baja pun merangsek rumah , bangunan, sekolah yang tersisa. Peluru-peluru melesat menjemput paksa anak-anak dan wanita. Livni wanita Israel bertangan besi, berteriak ini karena "Hamas sembunyi di belakang mereka". Argumen ini terbalik dengan kenyataan hamas selalu menentang dan melakukan perlawanan kepada Isrel di Lini depan. Siapa sebbenarnya yang bersembunyi? aturan perang: keras larangan membunuh anak-anak dan wanita. Namun Livni bersama pasukannya mungkin lupa atau tak tahu aturan itu. Hingga menuduh, padahal ia sang pelaku. B erperang dengan membunuh sipil, anak-anak dan wanita.

Di bumi lain, pesta kembang api menghiasi kota-kota menjadikan indahnya malam yang pekat. Tua muda berpesta, tak tahu, tak melihat derita umat manusia di bagian belahan sana"PLESTINA".

ya, sebuah negeri yang tak mati-mati melakukan perlawanan, menuntut hak kemanusian yang direbut Israel dengan bantuan teman sejolinya "AMerika".

Sungguh sangat memprihatinkan. Negeri Paman Sam, sejak awal selalu mendengung-dengungkan " Decralation of independens" bagi negeri-negeri buatannya. Namun menghancurkan dan merampok negeri merdeka dan berdaulat.

Ada apa dengan Amerika? tak puaskah wakilnya dilempar sepatu karena sifat hipokritnya?

Apa arti menggantung Saddam dan ambisi melenyapkan Irak dan Iran dengan isu " NUKLIR murahan" sebagai lips dan justice untuk menghancurkan dua negeri ini


Kita semua tahu, Lobi Yahudi Amerika masih menguasai gedung putih, Obama yang mengaku demokrat, ternyata masih mengikuti jejak-jejak pendahulunya.

Obama diam.....Obama mengutuk dan mengatakan hamas harus menghentikan perlawanan. Obama lupa, dan tak melihat. Siapa pembunuh dan siapa yang dibunuh. Ia bingung karena syik dengan liburannya, hingga lupa pada janjinya.

ada apa dengan Obama, dimana rasa kemanusiannya ketika jerit tangis anak-anak melangit? Apa ia lupa ia punya anak dan istri? relakah ia sang anak atau istri mengalami hal serupa seperti ini?

Kamis, 18 Desember 2008

ANALISIS SOSIOLOGI SIKAP: STUDY KASUS KADO SEPATU PENGHINAAN BUAT BUSH

Kisah pertama dunia Ke-netralan wartawan pada Tokoh Dunia"

Lemparan pertama meleset, kedua meleset. Mungkin sebuah prestise begitu lincahnya BUSH. Namun justru ini menunjukan sebuah analisis sifat sebenarnrya BUSH. Jauh hari sebelum ia datang ke Irak, Bush sudah menyadari posisinya. Ia menyadari bahwa sungguh banyak pembencinya di Dunia Arab "Irak". Itu bukan tanpa alasan, hampir 6 tahun AS di bawah pimpinannya menduduki, menjajah Irak walaupun dengan alasan "menangkap Saddam yang absolut.

Pemimpin Dunia diam tak punya alasan atau tidak berani menyampaikan alasan karena nanti takut negaranya menjadi sasaran Bush "in the next". Tetapi alasan yang lebih penting dari diamnya mereka adalah" takut hilangnya kekuasaan mereka di negaranya", termasuk pemimpin-pemimpin negara Arab atau Muslim. Mengapa? apa hubungannya?


FAKTA Sejarah

* Jatuhnya Soekarno yang memimpin Indonesia selama 21 tahun, secara historis adalah terkait pandangannya yang mulai beraliansi Soviet menjadi salah satu faktornya. Hal ini adalah ancaman bagi AS. Maka tak ada lagi cara CIA AS di Indonesia selain harus menggulingkannya melalui Kupdetat.

* Jatuhnya Soeharto Mei 1998, dengan krisis moneternya adalah rencana agung dan besar sejak awal kepemimpinan Soeharto. Keluguannya sebagai warga Jawa/ Kaum Timuran menjadikan Soeharto kurang "JELI " dan " WASPADA" terhadap bantuan baik atas nama pinjaman, Hibah, dsb.

Tidak mungkin orang memberi tanpa tujuan dan harapan imbalan. Logika jawa tentang adat ketimuran untuk tamu yang datang tak terlintas dalam pengambilan keputusan Soeharto dalam menerima bantuan /Utang atas nama hibah, bantuan. Akhirnya krisis moneter dan "TURUN KEKUASAAN TAK TERHORMAT, bersama jerit tangis kelaparan, tingginya angka pengangguran, dan meningkatnya kasus bunuh diri karena resesi ekonomi, membuncitnya Utang Negeri adalah harga mahal yang harus dibayarkan.

Disisi lain sikap resesifnya atas kaum minoritas dan umat muslim sebagai sebuah barter politik atas pinjaman AS dan kroninya telah melewati batas sifat Kejawaan / ketimuranya.

Tak bisa di9slahkan mengapa" Rakyat Negeri ini trauma kepadanya, walau ada tetap saja ada pendukungnya karena mereka mendpat kebahagiaan adan untung darinya" Soeharto".

* Meninggalnya "Yasser Arafat" Sang Perdana Menteri Palestina yang telah terobsesi memiliki istri seorang Yahudi. (faktor diracun) adalah "recent fact in the death cronologi".

masih banyak lagi kapan-kapan mungkin penulis coba tulis.


ADA APA DENGAN " MUNTADAR AL ZAIDI"

AL ZAIDI bukan siapa-siapa. Ia hanya seorang warga Irak biasa. Orang sipil sebutannya. umurnya masih muda sebagaimana semangat dan keberaniannya.

Namun ia bukan orang biasa yang biasa saja. Ia adalah pemuda dengan sifat khasnya. Seorang pemuda dengan tingkat dan karakter ciri perkembangan normal" Sesuai teori Perkembangan remajadalam karya psikolog kondang" HURLOCK".

AL Zaidi berani. Al Zaidi marah, Al Zaidi menangis, Al Zaidi tertekan, Al Zaidi ingin menjerit dan memukul. Namun apa daya ia tak bisa. Ia bukan siapa-siapa apalagi ia bukan pula Perdana Menteri Irak yang terpesona menjadi boneka AS.

Al Zaidi menjerit, menangis namun ia hanya bisa menatap, melihat, menangisi kondisi negeri.

Al Zaidi adalah orang biasa , warga Irak biasa. Namun sebagai wartawan Irak tentu ia selalu bertugas mencari berita, mewancari, melihat, memfoto tragedi yang pantas dalam dunia jurnalis untuk difoto.

Al Zaidi memang wartawan yang dituntut untuk mencari dan meliput berita dengan kenetralannya. Tetapi sekali lagi ia orang biasa, ia tak bisa berbohong pada hatinya, pada rasa kemanusianya. Ketika ia harus menyaksikan tangisan ibu dan anak, rintih payah kakek nenek tua yang terkena granat di tengan rumahnya yang hancur terbakar tanpa sisa.

Al Zaidi orang biasa, ia wartawan yangmencoba menetapi apa tuntutan dunianya. Tetapi ia manusia bisa yang menangis tatkala menyaksikan para wanita dan istri-istri saudaranya ternoda oleh tentara penjajah.

Tangis, jerit, teriakan stress orang frustasi karena kehilangan keluarga, perang saudara adalah sajiannya. Hadiah AS di negerinya (Irak). Perintah Bush terhadap tentaranya untuk Irak.

Pada siapa ia harus mengadu, tatkala pemimpin negaranya pun berbulan madu dengan pembuat neraka di Negerinya.

Lemparan sepatu bukanlah sesuatu yang luar biasa, betapa tertekannya Zaidi sebagai warga, manusia melihat peristiwa sosial negerinya di tengah tugas kewartawanannya.

Zaidi tak bisa berbuat apa-apa karena ia orang biasa tanpa harta dan kuasa. Ketika berita dunia yang dikuasai Yahudi/AS/Bush berbanding 200% dari yang nyata ia lihat dalam tugasnya sebagai wartawan tak bisa ia rubah. Apa yang harus dilakukannya?

Melempar sepatu itu biasa namun melempar sepatu ke wajah BUSH mungkin itu bisa menunjukan kepada dunia tentang beberapa hal berikut:

  • Warga Irak belum mati
  • Masih ada wartawan yang jeli kepada derita kemanusiaan bukan sekedar Berita sumber penghasilan
  • Sebuah pesan kepada Pemuda" Ayo bergeraklah"
  • Apa saja posisimu, jabatanmu, ayo tindak pembuat tindak kejahatan dan derita kemanusiaan
  • Peristiwa ini memberi gambaran sungguh menderita dan luka rakyat negeri Irak akibat kebijakan Bush ini.
  • Siksaan dan derita adalah bagian dari pengorbanan seperti itu pula Zaidi berkorban demi cintanya pada negeri dan rakyat Irak ini.
  • Cemeti panas untuk pemerintahan Irak, mengapa rakyat negeri 1001 malam ini begini.
  • Remuknya lengan dan tangan bersama anggota tubuh yang lain Al Zaidi oleh aparat keamanan Irak adalah wujud Kemunafikan dan penghianatan terhadap rakyat oleh pemerintahan Irak itu sendiri.

Sebuah pertanyaan; Mengapa melempar sepatu ke wajah Bush ditangkap disiksa, dipenjara, padahal tidak mengenainya? Padahal ratusan, ribuan, jutaan rakyat negeri ini kelaparan, kedinginan, mati karena Bush, Bush tidak ditangkap? apa karena ia punya harta, kuasa dan anda menginginkannya? .................



Rabu, 15 Oktober 2008

Bila Induk Kucing Sayang Anaknya

Bila Induk Kucing Sayang Anaknya

Aktivitas pagi telah dimulai, para penghuni rumah sudah siap dengan tugas masing-masing. Alhamdulillah tugas menyajikan sarapan pagi untuk "eyang kakung" telah selesai. Bersih-bersih rumah menjadi agenda selanjutnya. Subhanallah hari itu sungguh hari yang indah.
Betapa tidak, ketika dunia ini telah dipenuhi oleh pertarungan ideologi kepentingan, banyak makhluq bernama manusia, yang terkenal dengan makhluq termulia dan tercerdas sudah mulai kehilangan empati apalagi kasih sayang. Namun makhluq Allah yang lain yang tidak diberinya akal masih memperhatikannya, masih mempedulikannya. Siapakah gerangan?
Seekor Kucing dan anaknya!
Ya, dalam suasana desa yang indah untuk merajut kembali memory dan rasa kebersamaan dan kekeluargaan, Ibu dan anak kucing ini masih bisa mempetrtahankannya. Subhanalah. Sang Induk sangat perhatian kepada buah hatinya. Sang Induk sangat menyadari betapa anaknya adalah anak tunggal, sehingga di tengah kesibukannya mencari makan dengan memburu tikus ia kurangi demi menemani sang buah hati bermain. bermain ala kucing, diajarinya sang anak bagaimana memanjat, mengejar mangsa, melompat. sSang anak kelihatan bahagia ia memang anak kucing yang manja namun mandiri, ketika ibunya lelah, sang induk tetap saja melayani keinginan sang anak untuk bermain dengan memainkan ekornya. Sang anak lari dan lompat ke sana kemari. Kadang sang induk berpura-pura marah dan mengejar.
Subhanallah sungguh indah pemandangan itu, ketika sang ibu sudah capai, ia mencari tempat yang nyaman di atas kursi, namun sang ibu tidak semata asal tidur. Sang induk memilih tidur disebelah tepi kursi, dan sang anak tidur ditengahnya ditengah lingkaran ibunya.
Subhanallah, kami sekeluarga benar-benar terhibur, sungguh seekor binatang saja masih begitu perhatian dan sayang kepada buah hatinya. Dididiknya sang anak bagaimana mengalahkan dan menaklukan dunia agar ia tetap hidup, walaupun kadang si kucing kecil masih takut-takut untuk menangkap kecoa yang terjebak di dalam perangkap kaki kucing yang berani berani takut. Sang induk tidak langsung lari atau marah ia pura-pura tidur walaupun sesekali ia melihat sedikit tingkah sang buah hati. Ia tidak marah atau langsung menangkapkan kecoa itu, karena ia ingin anaknya bisa menguasai alam ini.
Renungan
kucing saja begitu sayang pada buah hati dan begitu sabar mendidik dan merawat anaknya, walaupun capai, lelah bahkan ngantuk. Mengapa manusia, makhluq yang katanya cerdas dan mulia rela membuang buah hatinya ke jalan, tempat sampah got, menghilangkan nyawa orang tanpa rasa bersalah. namun menangis tatkala vonis hukuman 20 tahun diterima padahal ia hanya cukup duduk, maka, tidur saja di hotel prodeo.

Banyak perempuan dan istri mati dengan sengsara karena konflik rumah tangga atau kejamnya media akibat berita atau sajian pornografi dan pornoaksi yang mewabah. Namun sekali lagi para wanita pemuja GENDER DAN FEMINISME mengatakan pornografi dan pornoaksi adalah kebebasan untuk wanita. Ya, itu bagi mereka yang memuja. Namun itu menjadi petaka bagi wanita lugu dan masyarakat awam yang sederhana tetapi menjadi korban.


Kamis, 25 September 2008

GUNUNG


"BELAJARLAH DARI GUNUNG SAUDARAKU"

Saudaraku,marilah kita belajar dari Gunung, karena mungkin kita Ibarat gunung itu! Astaghfirullah

“Special for three my brother

(I love u cause Allah, n I am proud for all)

Seorang anak mengungkapkan rasa penasarannya kepada ayahnya. “Yah, seperti apa sih rupa gunung itu?” Sang ayah tidak menjawab. Ia hanya bilang, “Baiklah, kita berangkat menuju gunung. Akan kamu lihat seperti apa wajah gunung itu.”


Seorang anak mengungkapkan rasa penasarannya kepada ayahnya.
“Yah, seperti apa sih rupa gunung itu?” Sang ayah tidak menjawab. Ia hanya bilang, “Baiklah, kita berangkat menuju gunung. Akan kamu lihat seperti apa wajah gunung itu.”

Berangkatlah mereka berdua dengan mengendarai mobil. Perjalanan lumayan lama, karena jarak antara tempat tinggal mereka dengan gunung terdekat bisa menghabiskan waktu empat jam dengan mobil. Jarak yang lumayan jauh. Bahkan sangat jauh untuk ukuran seorang anak usia enam tahun.

Ketika perjalanan sudah menempuh hampir separuh jarak, anak itu berteriak, “Hore, gunungnya sudah kelihatan.” Dari balik kaca mobil, sebuah gunung membiru terlihat begitu anggun. Puncaknya menjulang ke langit nan biru dan menembus awan putih. “Oh, indahnya gunung itu,” ucap sang anak. Ia benar-benar kagum.

Mobil pun terus melaju. Jalan yang ditempuh tidak lagi lurus dan datar, tapi sudah berkelok dan naik turun. Wajah gunung pun terlihat hijau karena dedaunan pohon mulai tampak walaupun cuma didominasi warna. Anak itu berujar lagi, “Oh, ternyata gunung itu berwarna hijau. Ada pohon-pohon kecil yang berjajar.”

Sambil menikmati pemandangan sekitar, anak itu pun menyanyikan lagu: “Naik naik ke puncak gunung, tinggi tinggi sekali…” Hingga, perjalanan berhenti pada sebuah dataran yang sangat tinggi. Dari situlah mereka bukan hanya bisa melihat wajah gunung yang asli, tapi juga bisa memegang dan menginjak gunung. Mereka sudah berada di puncak gunung.

“Gunungnya mana, Yah?” tanya anak itu keheranan. “Inilah wajah gunung yang kamu cari, tanah yang sedang kita injak,” jawab sang ayah sambil menunjuk ke tanah yang menanjak dan menurun. Anak itu agak heran. “Ini? Tanah yang gersang ini? Tanah yang cuma berisi batu dan pohon-pohon kecil dengan air sungainya yang keruh?”

Sang ayah mengangguk pelan. Ia menangkap warna kekecewaan yang begitu dalam pada diri anaknya. “Anakku, mari kita pulang. Mari kita nikmati wajah gunung dari kejauhan. Mungkin, dari sanalah kita bisa mengatakan bahwa gunung itu indah…”

Ketika seseorang sudah menjadi ‘gunung-gunung’ di masyarakatnya. Di mana, wajahnya bisa dilihat orang banyak, suaranya didengar banyak orang; akan muncul penasaran orang-orang yang melihat dan mendengar tokoh baru itu. Mereka ingin tahu, seperti apakah wajah sang tokoh ketika dilihat dari dekat: perilakunya, kehidupan rumah tangganya, dan hal-hal detil lain.

Sayangnya, tidak semua ‘gunung’ yang terlihat indah ketika jauh, benar-benar indah di saat dekat. Para peminat yang ingin dekat dengan ‘gunung’ itu pun pasti kecewa. Ternyata, ‘gunung’ yang dari jauh indah itu, menyimpan banyak cacat. Keindahannya semu.

Mari, kita bangun ‘gunung-gunung’ diri yang benar-benar indah: baik dari jauh, apalagi dekat. Jangan biarkan mereka yang semula kagum, menjadi kecewa. Jangan sampai ada orang-orang yang berujar persis seperti sang ayah bilang, “Anakku, mari kita menjauh. Mungkin hanya dari kejauhanlah, kita bisa mengatakan bahwa ‘gunung’ itu indah…” (disdr dari eramuslim). ** Kamis, 25 Sep 2008 09:16

Mari benahi diri raih ridho Ilaahi.Amin

26 Ramadhan1429H, Sungguh aku ingin menangis karena dosa

semoga Allah mengampuni hamba, Ayah dan Bunda, 3 Saudaraku

tercinta beserta mukminin dan mukminan dibumi-Nya!

Salam perjuangan demi tegak kebenaran dan keadilan!

Senin, 15 September 2008

BUKAN SALAH ANAK, Ma................!

Ujang marah, ia kasar terhadap adik, kakak, teman, maupun orang tua. Mama pun telepon ke bu guru...........

Mama:" Bu guru sekarang ujang sering marah".
Guru:" ehm, begitu ya bu!"
Mama: "ya, bu. saya sampe cape nasehatin terus. Gimana bu ya!


Sekilas percakapan permasalahan itu biasa kita dengar atau alami. Mungkin manusiawi. Tetapi Mama kita sebagai orang tua harus bijak ketika hal itu terjadi pada anak kita.

Kita tidak selayaknya langsung mempunishment anak kita nakal, emang sulit atau dasr bandel.

Anak ketika lahir ke dunia Ibarat kertas putih, lalu kitalah orang terdekatnya yang memberi warna. entah apa warna nya? mungkin hijau, ungu, pink atau hitam bahkan sesuai asalnya.

Anak yang pada awalnya hidup dan belajar dalam goa tertutup bernama rahim dan hanya belajar dari pohonnya. Kini setelah lahir ia hidup dialam. Ia hidup bersama alam, dari alam dan untuk alam.

Mama...
Layak bila seorang anak akan berkata aku kan meniru mama.....
aku kan meniru papa.... aku meniru si A, Si B, dan lainnya

Anak lahir di alam dan ia pun hidup bersama alam, tentunya alam itu pula akan membentuknya. namun ada gris merah yang harus kita ambil dengan bijak bahwa anak sangat tergantung pada alam.

Ia akan bertindak atau berperilaku sebagaimana alam membentuknya, jadi tatkala alam sebagi guru memberi junkfood untuk otak dan hatinya maka ia pun akan seperti masukannya

Oleh karena itu kepada para orang tua, guru, maupun semua pihak yang mempunyai perhatian kepada dunia anak hendaknya ia dapat membentengi dan menjaga anaknya dari junk food yang beredar atau menggejala disekitar kita.

Junkfood tersebut adalah:
  • Hiburan atau informasi media cetak elektronik diswekitar yang menyuguhkan berita, film, sinetron, dan tayangan-tayangan lain yang tidak sesuai untuk ukuran anak. bahkan film-film kartun maupun sinetron dewasa ini pun merusak akhlaq anak sejak amal.
  • Sikap orang-orang disekitarnya yang memberi contoh negatif
  • Lingkungan negatif di sekitarnya yang ia selalu/sering melihat atau mendengarnya. Penelitian memaparkan bahwa pengalaman/ilmu yang diserap melalui visual akan lebih bertahan lama dan mengena. Namun informasi yang didengar setiap orang yang terlalu sering pun akan menancap kuat pada anak.
Demi optimalnya kemampuan dan akhlaq anak, hendaknya orang tua mulai menjaga dan mengatur setiap ucapan, sikap, tindakan dan perlakuannya terhadap sesama baik dengan anggota keluarga, teman maupun masyarakat. Karena itulah guru utama anak!

Selamat berkarya ma.....................!
berguru pada pengalaman mengajar sehri-hari



CIRI-CIRI ORANG TAQWA

1. Umar bin khatab r.a pernah bertanya kepada Ubay bin Kaab,
apakah ciri-ciri orang bertaqwa, jawabnya bahwa ketika ia berjalan ia takut tertusuk duri-duri. Dlam artian bahasa sederhana kita we must be carefull utawi panjenengan kedah"hati-hati"



2. Orang yang mengimani hal-hal yang ghoib
Bahwasanya keyakinan kepada yang ghoib
menjadikan mereka melakukan sesuatu.

sebagaimana kita melakukan shalat, kita melakukannya karena selain sebagai rasa syukur dan wujud penghambaan kita kepada Allah. Kita pun melakukannya karena kita takut "DOSA", padahal kita gak tahu dosa itu seperti apa,dosa adalah sesuatu yamg goib yang kita tidak bentuk dan wujudnya seperti apa. Akan tetapi kita tetap menyakininya.


Ia akan berpikir semua yang terjadi atas kehendak Allah. Mereka sellu optimis dan yakin dalam kehidupan dunianya, di dalam berusaha, dan di dalam study maupun lngkah-langkahnya.

Mereka tidak akan berpikir sempit atau pendek sehingga ia tidak akan terjerumus kepada cara-cara penyelesaian yang spontan atau tergesa . putus asa, kecewa, bunuh diri, membunuh orang lain menjadi perkara yang sangat ia hindari

"Ia akan selalu yakin Bila Allah berkehendak pasti terjadi"




3.Menegakkan shalat
shalat adalah tiang agama, ibarat pohon atau rumah, bila tiang atau batangnya tidak tegak atau rapuh maka akan roboh dan mati.
"Masih disebut beriman seseorang ketika ia masih shalat."


4. Memberi sebagian rezekinya kepada orang lain
Karena di dalam hatinya ia tahu dan sadar bahwa ada hak orang pada harta kita.



5. Mereka beriman kepada Al Qur'an dan kitab sebelumnya



6. Kepada kehidupan akherat mereka meyakininya
  • ia tidak hanya sekedar percaya tapi meyakini
  • Sungguh beruntung, bila seseorang bisa melkukannya.
  • tentulah orang yang bisa, adalah mereka yang dipilih allah.


namun setiap orang punya akal, maka ketika dewasa seyogyanya mereka bisa.



by. Nurhidayah
kajian tafsir surat Al Baqarah mulai ayat 1 sampai 8 bersama ummy Aisyah
Semarang, 05 ramadhan 2008/05 september 2008





CIRI ORANG-ORANG TAQWA

say assalamu'alaikum for my parent's

assalamu'alaikum
wa'alaikumussalam

I proud with my parents. I have interested story about my parents. They are nothing, although I knew, their having a problem or .now. But, They are never showed it witgh us.

I veri like and interested. I think, I must taking attitude from them. But...........oh sorry, really I cannot it. I am still angry, sad, nervous,etc.................ha......ha.....hi...hi......hu.....hu.......

astaghfirullah
I hope Allah giving me surprice it for me. amin.


Nurhidayah, 16 Ramadhan 1429 H

Selasa, 05 Agustus 2008

Mari Kita Menyongsong Ramadhan dengan Kesucian hati

Hari kemenangan dan tantangan tlah tiba, sudah saatnya kita segera meraihnya. Bersihkan diri sucikan hati. Untuk anak-anak kelas 2 Hamzah ayo belajar dan ibadah yang rajin.
Ini baru awalan, mo ngajar. Yo....ikutan belajar